Tool ini ditujukan bagi pengguna Windows yang ingin memiliki kontrol lebih terhadap proses pembaruan otomatis, tanpa harus membuka Services secara manual dan mengubah konfigurasi layanan Windows Update.
Windows Update Blocker mendukung Windows 11 dan Windows 10, serta berbagai versi Windows lainnya dalam arsitektur 32-bit dan 64-bit.
Informasi Windows Update Blocker v1.8
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Nama | Windows Update Blocker |
| Versi | 1.8 |
| Developer | Sordum.org |
| Lisensi | Freeware |
| Jenis | Portable |
| Format | ZIP |
| Arsitektur | 32-bit / 64-bit |
| Windows | 11, 10, 8.1, 8, 7, Vista, XP |
| Update | 10 Juni 2023 |
Apa Itu Windows Update Blocker?
Windows Update Blocker atau WUB merupakan tool sederhana untuk mengatur status layanan Windows Update.
Pada Windows 10 dan Windows 11, pengguna tidak memiliki tombol sederhana di Settings untuk sepenuhnya mematikan Windows Update. WUB memberikan alternatif melalui antarmuka yang lebih sederhana.
Pengguna dapat memilih untuk Disable Service atau Enable Service, kemudian menerapkan perubahan menggunakan tombol Apply Now.
Fitur Windows Update Blocker
Beberapa fitur utama yang tersedia antara lain:
Mengaktifkan Windows Update
Menonaktifkan Windows Update
Portable tanpa instalasi
Protect Service Settings
Service List Options
Mendukung tambahan service tertentu
Mendukung command-line parameters
Tersedia versi 32-bit dan 64-bit
Mendukung berbagai bahasa
Tidak memblokir update Microsoft Defender
Fitur Protect Service Settings dapat digunakan untuk membantu mencegah perubahan status layanan secara tidak terkendali.
Cara Menonaktifkan Windows Update
Penggunaan Windows Update Blocker cukup sederhana:
Download Windows Update Blocker dari Sordum.org.
Ekstrak file ZIP.
Jalankan Wub_x64.exe untuk Windows 64-bit.
Pilih opsi Disable Service.
Aktifkan Protect Service Settings jika diperlukan.
Klik Apply Now.
Periksa status layanan Windows Update pada aplikasi.
Setelah diterapkan, status Windows Update akan berubah sesuai konfigurasi yang dipilih.
Cara Mengaktifkan Kembali Windows Update
Jika ingin mendapatkan pembaruan Windows kembali:
Jalankan Windows Update Blocker.
Pilih Enable Service.
Klik Apply Now.
Restart Windows jika diperlukan.
Buka Windows Update untuk memeriksa pembaruan.
Sordum menyarankan melakukan restart apabila Windows Update tidak langsung berjalan setelah layanan diaktifkan kembali.
Protect Service Settings
Salah satu fitur penting WUB adalah Protect Service Settings.
Fitur ini dapat membantu mencegah layanan Windows Update berubah kembali secara otomatis setelah konfigurasi diterapkan.
Namun, perlu diperhatikan bahwa Windows atau aplikasi tertentu dapat mencoba mengaktifkan kembali layanan yang berkaitan dengan Windows Update. Karena itu, hasilnya dapat berbeda tergantung konfigurasi Windows yang digunakan.
Mengatur Service Lain
Windows Update Blocker v1.8 juga memungkinkan pengguna menambahkan service lain melalui file Wub.ini.
Sordum menyediakan konfigurasi Service List yang memungkinkan pengguna mengelola service tambahan. Versi ini dapat menambahkan hingga 25 service ke bagian Service List pada Wub.ini.
Fitur ini sebaiknya digunakan oleh pengguna yang memahami fungsi Windows Services karena memblokir service tertentu dapat menyebabkan fitur Windows atau aplikasi tertentu tidak berfungsi.
Dukungan Command Line
Windows Update Blocker juga menyediakan dukungan command-line parameters.
Fitur ini berguna bagi pengguna tingkat lanjut yang ingin menjalankan fungsi Windows Update Blocker melalui Command Prompt atau menggunakannya dalam script dan proses otomatisasi.
Penting: Windows Update dan Microsoft Defender
Windows Update Blocker tidak memblokir pembaruan Microsoft Defender.
Dengan demikian, menggunakan WUB untuk menonaktifkan Windows Update tidak berarti seluruh pembaruan keamanan Defender otomatis ikut dihentikan.
Download Windows Update Blocker v1.8
Windows Update Blocker v1.8 dapat diunduh langsung dari halaman resmi Sordum.org.
Download Resmi
👉 https://www.sordum.org/9470/windows-update-blocker-v1-8/
Halaman tersebut merupakan halaman resmi Windows Update Blocker v1.8 dari Sordum.
Sordum menyediakan dua executable:
Wub_x64.exe — untuk Windows 64-bit
Wub.exe — untuk Windows 32-bit
Sordum juga menyediakan nilai MD5 dan SHA1 untuk membantu pengguna memverifikasi file yang diperoleh.
Dukungan Sistem Operasi
Windows Update Blocker v1.8 mendukung:
Windows 11
Windows 10
Windows 8.1
Windows 8
Windows 7
Windows Vista
Windows XP
Aplikasi tersedia untuk sistem 32-bit dan 64-bit.
Perhatian Sebelum Mematikan Windows Update
Windows Update menyediakan pembaruan keamanan, perbaikan bug, kompatibilitas, dan komponen sistem lainnya. Karena itu, menonaktifkan Windows Update dalam waktu lama dapat membuat komputer melewatkan pembaruan penting.
Windows Update Blocker lebih tepat digunakan ketika pengguna memang membutuhkan kontrol terhadap waktu dan proses pembaruan, misalnya untuk mencegah restart atau perubahan sistem pada waktu yang tidak diinginkan.
Sebaiknya aktifkan kembali Windows Update secara berkala untuk memeriksa dan memasang pembaruan penting.
Jika Windows Update mengalami masalah setelah dinonaktifkan, Sordum menyarankan melakukan restart dan menggunakan Windows Update Troubleshooter dari Microsoft.
Kesimpulan
Windows Update Blocker v1.8 adalah tool portable freeware yang memberikan cara sederhana untuk mengontrol layanan Windows Update.
Dengan fitur seperti Enable Service, Disable Service, Protect Service Settings, Service List Options, dan dukungan command line, WUB dapat menjadi alat yang berguna bagi pengguna Windows 10 dan Windows 11 yang membutuhkan kontrol lebih terhadap proses update.
Namun, Windows Update sebaiknya tidak dinonaktifkan secara permanen karena pembaruan keamanan tetap penting untuk menjaga sistem tetap terlindungi.
Untuk mendapatkan file yang asli, gunakan halaman resmi Sordum.org dan hindari mengunduh Windows Update Blocker dari situs pihak ketiga yang tidak jelas sumbernya.
Disclaimer
Windows Update Blocker adalah freeware dari Sordum.org. Penggunaan tool ini dapat mengubah konfigurasi layanan Windows. Gunakan dengan hati-hati dan aktifkan kembali Windows Update ketika diperlukan agar sistem tetap mendapatkan pembaruan penting.